Thursday, 8 August 2019


Assalamualaikum Gaes J

Bentar lagi Weekend nih, Dan Weekend ini kita memperingati  Hari Raya Idul Adha 1440 H. Gue secara pribadi mau ngucapin  “Selamat Hari Raya Idul Adha 1440 H” bagi yang merayakannya J

Gue selalu punya cerita special ketika momen memperingati hari-hari besar, tidak terkecuali Hari Raya Idul Fitri. Dikeluarga gue sendiri, ada tradisi ketika momen idul fitri, Keluarga besar pada kumpul bersama. Yang jauh dan jarang ketemu karena kesibukan masing-masing, akhirnya bisa berkumpul bersama pada satu momen.


Biasanya kalau udah kumpul bersama, Kami memutuskan untuk liburan bersama. Ribet sih liburan bareng keluarga besar. Banyak yang perlu di persiapkan. Dari hal yang terlihat simple bisa jadi ribet banget kalau mau liburan bareng keluarga. Percaya deh…

Gue mau kasih sedikit tips buat kalian yang mau liburan bareng Keluarga Besar. Mari !

www.adifebrian.com


1.  Tetapkan Destinasi


Itu kayaknya hal pertama yang kalian harus mantapkan kalau sudah memutuskan untuk liburan bersama keluarga besar. Menetapkan destinasi liburan sebenarnya gampang, tapi seperti yang gue bilang tadi , Liburan bareng keluarga besar itu, Hal yang simple  bisa jadi ribet. Karena membawa keluarga yang umurnya berbeda-berbeda. Kalian ga bisa sembarangan memilih tempat destinasi wisata.

Kalian bisa googling tempat-tempat wisata apa saja yang bisa dikunjungi bersama keluarga. Poin yang kalian perhatikan disini adalah : Wisatanya harus yang ramah untuk semua kalangan. Tempat wisata yang memiliki orang jualan makanan atau food court. Dan lingkungan destinasi wisata yang aman.


2.   Cari tempat Penginapan yang sesuai


Gue mau tekankan lagi yaa, Hal yang simple bisa jadi ribet kalau liburan bersama keluarga. Gue sendiri kayaknya orang paling gamau ditunjuk buat mencari tempat penginapan selama liburan. Ini bisa menjadi fatal banget kalau kalian ga bisa mencari tempat penginapan yang sesuai dengan liburan. Tapi kalau emang terpaksa  ditunjuk. Hal-hal yang kalian siapkan adalah

Pertama-tama kalian harus tau dulu, berapa banyak jumlah anggota keluarga yang ikut liburan. Jadi disini kalian bisa menentukan tempat penginapan apa yang cocok buat keluarga kalian. Entah itu Hotel, Sewa Rumah, atau Menyewa sebuah Villa. Oh iyaa, yang terakhir itu worth it banget lho buat kalian yang liburan bersama keluarga. Contoh destinasi wisata yang sering dikunjungi bersama keluarga adalah Kawasan Puncak Bogor.

Kenapa disana ??? Karena Kawasan Puncak Bogor , banyak menyediakan tempat-tempat penginapan yang cocok banget buat keluarga besar, dan ga sedikit juga yang menyewakan villa puncak yang pas banget menjadi tempat penginapan ketika liburan bersama keluarga besar.


3.  Persiapkan obat-obatan dan Kotak P3K


Karena  kalian liburan bersama keluarga besar, banyak hal-hal yang perlu dipersiapkan. Salah satu diantara itu adalah selalu sedia obat-obat’an dan kotak P3K. Walaupun kita gamau kenapa-kenapa selama liburan, membawa barang-barang tersebut wajib banget.

Untuk obat-obatan kalian bisa bawa yang umum-umum aja, kayak obat untuk badan panas, daya tahan tubuh, dll.

Jadi 3 tips itu yang gue mau kasih ke kalian semua.. Mungkin karena waktu yang berkumpul juga jarang kecuali pada momen-momen tertentu. Walaupun ribet kalau liburan bersama keluarga, tapi itu worth it banget buat liburan bersama keluarga. Nah, sekarang makin mudah lho buat kalian yang mau cari tempat penginapan khususnya villa, Kalian bisa kunjungi langsung www.sewa-villa.com

Buat kalian yang jauh dari keluarga. Jangan lupa pulang, dan sempatkan waktu untuk berlibur bersama keluarga J


Wednesday, 7 August 2019

Assalamualaikum Gaes :)

Sebentar lagi tahun pelajaran baru dimulai. Tahun pelajaran kali ini, Siswa’i yang baru lulus akhirnya menyandang jabatan baru mereka sebagai seorang “Mahasiswa”. Gue mau ngucapin selamat buat kalian baru diterima di Kampus favorit. Dan buat kalian yang belum rezekinya, gpp.. Tuhan selalu tau apa yang dibutuhkan hamba-nya :)

Ngomongin Mahasiswa baru identik juga dengan kata “Perantauan” . Yaa.. Gak sedikit mahasiswa yang merantau jauh dari rumah mereka untuk menempuh pendidikan. Menjadi anak rantau sejatinya adalah kalian harus berdamai dengan diri sendiri dan bisa survive dengan kemampuan kalian sendiri. Kata “Perantauan” juga identik buat mereka para pekerja yang mendapat kerjaan jauh dari kampung halaman. Menjadi Anak perantauan itu banyak tantangannya. Dari lingkungan yang baru, circle pertemanan yang baru, Belajar Bahasa daerah yang kalian tempati (hehehe kadang-kadang kan ada Bahasa daerah yang susah dimengerti), Dan yang terakhir tentunya cari tempat tinggal.

www.adifebrian.com


Tempat tinggal tentunya adalah hal pertama yang harus diperhatikan buat anak perantauan. Buat yang punya keluarga ditempat kita menjalani kuliah atau bekerja , bisa saja kita numpang tinggal di tempat keluarga. Tapi sejatinya anak perantauan adalah orang yang tinggal yang jauh dari keluarga mereka. Contohnya seperti : Kost-kost’an, Rumah Kontrakan, Apartemen, atau beli rumah sendiri (yang terakhir ini jarang sih).
 
Salah satu tempat tinggal yang gue garis bawahi adalah “Apartemen”. Tentunya tidak semua orang bisa membeli apartemen. Tapi (sangat) gue sarankan buat kalian yang punya dana berlebih, bisa deh buat beli apartemen. 


Kalau dana masih kurang buat beli gimana dong ???



Tenang, Kalian bisa sewa aja sebuah apartemen. Seperti temen gue, dia sewa apartemen di Jakarta Timur. Jadi kalian tetap bisa tinggal apartemen gitu dan sudah bisa menikmati fasilitasnya.  Kenapa gue sangat saran’kan kalian buat tinggal di apartemen ketimbang tempat tinggal lainnya ??? Oke gue bakal jelasin.

1. Lokasi Apartemen


Biasanya, sebuah apartemen di bangun ditempat yang (sangat) strategi lho. Entah itu pusat perkotaan, dekat dengan perkantoran, atau lembaga-lembaga lainnya. Tentunya buat kalian anak perantauan, tinggal yang di tempat yang strategis itu sangat menguntungkan! . Dari hemat biaya transportasi karena tempat yang kita tuju sudah dekat, bahkan kalau memungkinkan bisa tinggal jalan kaki. Efisiensi waktu, jadi ga perlu deh, pagi buta udah berangkat ke tempat kerja karena tempat tinggal yang jauh dari kantor.


2. Fasilitas Apartemen


Sebuah apartemen, rata-rata sudah memiliki fasilitas yang lengkap. Dari fasilitas internal seperti air dan listrik udah jaminan aman karena sudah dikelola dengan oleh pihak apartemen. Selain itu ada fasilitas yang kalian bisa nikmati lainnya. Seperti tempat olahraga, kolam berenang, dll.

3. Faktor Keamanan


Ini nih yang gue sangat perhatiin untuk sebuah tempat tinggal , tentang keamanannya. Udah sering banget denger tentang barang-barang yang hilang karena tempat tinggal kita yang kurang aman. atau hal yang paling kecil aja seperti temen yang suka masuk tanpa permisi ke kamar kost kita dan ngambil barang tanpa izin. Nyebelin kan ?

Beda cerita kalau di Apartemen. Ada petugas yang sudah menjaga bahkan sudah ada CCTV yang aktif 24 jam. Gue jamin deh, gak khawatir lagi kitanya buat pergi-pergi.


Selain tiga faktor itu, banyak lagi faktor-faktor lain kenapa apartemen cocok banget buat kalian para anak perantauan. Tapi gimana dong kalau mau pindah kalau udah beli apartemen ?  Gampanggg, Tinggal Jual aja atau sewa-kan. Peminat buat beli atau menyewa apartemen juga tinggi lho. Apalagi kalian yang memiliki apartemen di lokasi strategis, tinggal kasih tau aja deh, seperti "Jual apartemen di Jakarta Timur” . Dijamin deh banyak peminat yang datang.

Okee teman-teman, mungkin itu aja buat kalian anak perantauan yang masih bingung mencari tempat tinggal yang cocok. Nah, sekarang makin mudah lho buat mencari tempat tinggal khususnya apartemen. Kalian bisa kunjungi www.sewa-apartemen.net atau yang mau jual apartemen bisa ke www.jual-apartemen.com

Selalu semangat Teruntuk Kamu Anak Perantauan :)

Thursday, 25 July 2019

Assalamualaikum Gaes :)

Belakangan ini gue lagi berkecimpung sebagai staff marketing sebuah Perusahaan di Banjarmasin. Di tim gue sendiri ada bagian yang jabatan sebagai admin dan juga sebagai seorang designer graphis. Karena sering berbicara sama anak-anak design. Kesininya, gue jadi suka dengan dunia design graphis. Keren aja! Dari sebuah visual bisa meng-komunikasikan / menyampaikan sesuatu.

www.adifebrian.com


Anggapan pertama gue, Dunia Design itu cuman sebatas nge-design  dan  menyampaikan maksud dari designnya ke hal layak umum. Dan orang yang berkecimpung di dunia tersebut disebut Graphic Designer atau designer graphis  Eh! Ternyata Dunia Design gak cuman itu, luas banget. Bahkan di Bidang Design pun ada sebutan macam-macam. Salah duanya yang mau gue bahas adalah Graphic Designer dan Ilustrator.

Menurut Wikipedia, Graphic Design adalah proses komunikasi menggunakan elemen visual, seperti tulisan, bentuk, dan gambar yang dimaksudkan untuk menciptakan persepsi akan suatu pesan yang disampaikan dan orang sebutan untuk orang yang berkecimpung di dunia tersebut adalah Graphic Designer/Designer Graphis . Dan Ilustrator merupakan seniman yang berprofesi khusus dibidang seni rupa yakni umumnya sebagai pencipta atau penyedia gambar ilustrasi demi memperjelas maksud suatu tulisan tertentu atau demi membuat terlihat menarik tampilannya.

Graphic Design sendiri lagi bidang lagi naik daun nih. Banyak banget orang yang berkeinginan sebagai seorang Graphic Design. Dan banyak juga yang membutuhkan. Dari sebagai Corporative Design, Editorial Design, Multimedia Designer, Web Design,Advertising Desing, dan masih banyak lagi. Luas banget kan ???

Untuk seorang Ilustrator sendiri bisa dibilang adalah seorang design graphis yang udah punya pengalaman banyak dan sudah lama mengguluti dunia design. Dari pengertian tentang illustrator , adalah mereka yang menciptakan sebuah ‘objek’. Mereka mempunyai style masing-masing dalam menciptakan sebuah ‘objek’.  Seorang illustrator biasanya mereka yang menggambar sebuah komik, membuat logo perusahaan, dan sebuah ilustrasi dalam sebuah cover novel dan isi novel.
Selain itu perbedaan seorang graphic design dan illustrator menurut gue pribadi, Untuk seorang graphic design mereka yang bergelut langsung di aplikasi design dan bisa mengukur tata letak atau grafis agar yang divisualisasikan bisa di mengerti orang. Sedangkan seorang illustrator, mereka harus ber-imajinasi dahulu dan menggambarkan di kertas dalam bentuk sketch. Baru mereka bisa menciptakan  objek yang sudah di imajinasikan.

Di Era Industri 4.0 yang lagi kita jalani sekarang ini, Kedua profesi ini lagi naik daun banget! Banyak Company atau startup mencari seorang Graphic Designer dan Ilustrator sebagai bagian tim dari mereka.  Dan banyak juga mereka lebih sebagai seorang freelance graphic designer dan illustrator.


Di Indonesia, Dunia design graphis sudah meningkat dan memiliki pasar yang tinggi. Salah satu company yang berkecimpung di dunia design adalah Makna Creative dengan Foundernya adalah Ernanda Putra. Buat kalian yang pengen tau bisa deh kepoin Instagram Makna. Kalian bakal lebih tau apa saja pekerjaan design graphis.
.
Oke itu dulu dari gue tentang perbedaan Designer Graphic dan Ilustrator. Nah, buat kalian yang suka dengan men-design element atau struktur , kalian cocok berkecimpung sebagai seorang designer graphis atau buat kalian yang suka menggambar  atau me-ilustariskan sebuah objek, illustrator cocok buat kalian.


"Design is a solution to a problem. Art is a question to a problem." - John maeda




https://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis

Friday, 28 June 2019

Assalamualaikum Gaes :)

Yang pertama yang mau disampaikan, kayaknya lebih enak bilang ‘gue’ ketimbang ‘saya’ jadi untuk tulisan ini dan tulisan selanjutnya,  kata ganti penulis, bakalan makai kata ‘gue’ . Biar engga berasa formal aja.
Dikesempatan kali ini, Gue mau sharing tentang study tour yang gue jalani bareng teman-teman satu angkatan kuliah.  Sangat excited banget buat gue ceritain ini. Yoks mulai :)

www.adifebrian.com


Study Tour kali ini, Gue barengan sama teman-teman satu angkatan dari Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer , FKIP Universitas Lambung Mangkurat. Tujuan utama kami melakukan study tour ini untuk kunjungan ke Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Amikom, dan Radio Edukasi Yogyakarta. Diluar itu kami juga mengunjungi tempat-tempat lainnya, seperti : Prambanan, Kota tua Semarang, Alun-alun Yogyakarta, dan tempat lainnya. Study tour yang kami lakukan cuman 4 hari (24 – 27 April) . Dengan jadwal yang banyak , bisa dibilang perjalanan kami cukup padat. Gue berasumsi diawal ini study bakalan cape banget.

----------------------------------------------------------***----------------------------------------------------------

24 April 2019.


Gue dan teman-teman sudah bersiap di kampus menunggu jemputan bis buat ke bandara. Gue sendiri termasuk panitia acara merangkap sebagai pubdok di study tour. Jadi gue yang terkadang koordinir teman-teman.  Teman-teman gue rata-rata udah kalem adem aja buat study tour ke luar kota dengan transportasi pesawat, tapi ada sahabat gue, yang buta banget sama transportasi pesawat udara dan belum pernah ke luar kota. Parahnya lagi sahabat gue ini sekamar sama gue. Disinilah kejailan gue bangkit muehehehe.

ini dia orangna. Tamvan kan ??? Tamvan lahhh


Sekitar jam 11 waktu Semarang, Kami tiba di Bandara Achmad Yani. Gue sendiri baru pertama kali menginjakkan kaki di Kota Lumpia ini yang jauhnya 621 km sebelah abrat daya dari Banjarmasin (via udara). WOW MEN!  Ternyata Bandara Achmad Yani sebagus ini waktu gue baru kesana.  Banyak pernak pernik yang mencerminkan kota Semarang. Hampir bandara ini warna catnya putih. Dan itu yang membuat Bandara Achmad Yani terkesan simple tapi berkelas . 

Keren banget kan ??? (image by adifebrian.com)





Setelah mengambil barang, Kami bersiap menuju bis yang bakal menemani kami selama di Semarang dan Yogyakarta.  Bis yang kami pakai tergolong besar, bisa menampung sekitar 50 orang.
Perjalanan pertama kami di Semarang adalah ke Kota Tua Semarang.

OTW Kota Tua Semarang



Tuesday, 30 April 2019

Assalamualaikum Gaes. . .

Pertama-tama saya mau tanya dulu ? Sejauh mana kalian menggunakan Internet ? Dari menghibur diri kita dari kegabutan seperti nonton Youtube atau dengerin musik streaming, Mencari bahan-bahan buat tugas kuliah ataupun sekolah, Atau berbisnis dengan bermacam-macam. Sekarang itu menjadi mudah landasannya adalah Internet.

Mudah banget yaa sekarang. Mau belanja tapi mager keluar, tinggal cek e-commerce / online shop, Mau beli makan, mesan tiket pesawat juga sekarang juga bisa di smartphone kita dengan syarat sudah terkoneksi dengan internet.


Dengan semua kemudahan yang ada, Kita sudah tau kita sudah berada di era yang berbeda. Di zaman semuanya bisa dipercepat atau dibuat menjadi mudah. Yap! Kita sudah berada di era Industri 4.0.

www.adifebrian.com


Menurut Wikipedia, Industri 4.0 adalah nama tren otomasi dan pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik. Mencakup sistem siber-fisik, internet untuk semua hal, komputasi awan dan komputasi kognitif.
Kalau mau bahas apa aja yang ada di Industri 4.0 bakalan banyak dan panjang banget! Tapi hal pertama yang paling umum dirasakan orang adalah semuanya terhubung dalam jaringan yang sama, yang kita sebut itu dengan “Internet”. Semua aspek juga berubah di Industri ini, Informasi juga sangat-sangat cepat , transparan, dan sangat mudah kita akses, Politik, Ekonomi, Pekerjaan-pekerjaan baru muncul, dan tentunya pendidikan.

Oke, Sekarang pertanyaannya . . .


“Apa kita sudah siap dengan Era baru ini ???”


Saat ini kita sedang dimana kita juga harus berevolusi. Saat Industri 4.0 sedang ramai dibicarakan, dipersiapkan oleh semua negara, diperdebatkan, dan dimulai.

Presiden Joko Widodo juga sudah mengatakan kalau kita harus siap dengan Revolusi Industri 4.0 khususnya anak muda nih, Dan kerennya Pemerintah juga sudah menyiapkan program lho buat kita untuk mengantisipasi revolusi industri 4.0 dengan nama “Making Indonesia 4.0”. Bapak Jokowi juga mengatakan, Revolusi Industri 4.0 ini bisa jadi sebuah ancaman buat kita. Tetapi bisa menjadi peluang yang sangat besar kalau kita jeli dan siap memanfaatkannya.

Kita sebagai anak muda, sudah ditunjuk untuk yang paling siap Era baru ini. Era ini baru dimulai, tantangan masih banyak, banyak kejutan baru di era ini, Banyak ancaman dan peluang besar di muka. Tetapi sekarang menjadi pertanyaan


“ Kalian sudah siap dengan Era Industri 4.0 ? “



Referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/Industri_4.0
https://news.detik.com/berita/d-4035590/jokowi-anak-muda-harus-siap-dengan-revolusi-industri-40

Monday, 25 February 2019

Assalamualaikum gaes . . .


Lama tak bersua dalam sebuah kata & cerita 😃


Beberapa hari ini, Saya lagi asyik dengan berbagai game bertema Battle Royal atau Multiplayer Online Battle Arena . Game-game kayak gitu kayak punya zat adiktif kalau dimainin.Jadi kalau menang malah mau main terus, tapi kalau kalah juga malah mau main terus sampai menang. Akibatnya kecanduan sendiri. Di satu sisi game-game ini sekarang sedang berkembang di Indonesia dengan sebutan e-sport. Dan sudah banyak juga yang sukses karena mengikuti e-sport. Masalahnya adalah, saya ada sisi satunya. Dimana game ini hanya buang-buang waktu tetapi bikin ketagihan. Oke ,disini saya gak fokusin untuk bahas game ko. Tapi tentang kuliah 


www.adifebrian.com

Ngomongin kuliah, Makin naik semester , Saya baru merasa gimana dinamika anak kulihan itu. Bisa di bilang Dinamika Kuliah masing-masing mahasiswa itu berbeda. Kayak mahasiswa yang hanya kuliah-pulang-kuliah aja kegiatannya, tentunya beda dengan mahasiswa yang aktif organisasi , beda juga dengan mahasiswa sambil kerja atau mahasiswa yang aktif organisasi + kerja. Dan mendapatkan dinamika yang sesuai itu sangat penting.

Semuanya juga punya kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Contohnya : Mahasiswa Kupu-Kupu (kuliah-pulang-kuliah-pulang) , mereka ini biasanya anak-anak pintar dikelas, hebat dalam beberapa mata pelajaran dan tentunya penyelamat teman-temannya ketika tugas datang. Minusnya dari mahasiswa ini, Biasanya sih agak KUPER (Kurang Pergaulan) karena mainnya juga sebatas kelas – kost – warung makan – atm – kost. 

Beda lagi ceritanya kalau ngomongin, Mahasiswa yang aktif organisasi ataupun Mahasiswa yang sambil kerja. Mereka ga ada salah, karena semuanya punya dinamikanya masing-masing. Masalahnya adalah kita sudah tau atau belum dengan dinamika diri sendiri ???

Saya sendiri sampai sekarang masih berusaha-berusaha mencari dinamika kehidupan kampus yang tepat. Karena orangnya mudah kebawa arus, saya sering teledor ataupun melakukan kesalahan. Jadi berasa gak melakukan apa-apa ketika kuliah. Menyedihkan

Balik lagi, Penyesalan itu tidak ada gunanya kalau tidak diambil hikmah dan pelajarannya. Dari semester semi tua ini, Saya mencoba menghargai hal-hal kecil, Mencoba melawan arus walau harus berpengan erat. Mengatur waktu yang terkadang seperti menjepit. Karena saya percaya,  

Dinamika mahasiswa itu berbeda, dan dinamika yang tepat itu bukan ditemukan, tetapi dibuat oleh orang itu sendiri.



Absurd di Twitter

About Blog

www.adifebrian.com adalah personal blog dari Adi Febrian seorang pelajar dengan hal-hal random yang di tulis di blog nya yang dia sebut sebagai digital diary's Selengkapnya

Privacy Policy

http://www.adifebrian.com/p/privacy-policy.html

Fanspage