Wednesday, 20 September 2017

Jejak di Bukit Tabuan~

Assalamualaikum gaes . . .

Akhirnya berkesempatan juga di postingan ini menceritakan liburan.  I’M SO EXCITED . Let’s go . . 

www.adifebrian.com


Liburan kali ini masih dikawasan Kalimantan selatan tepatnya Bukit Tabuan Riam Kanan, Banjarbaru. Liburan ini dalam rangka liburan semester kuliah. Bukan bareng teman kuliah tapi bareng teman sekolah yang udah saya anggap saudara saya sendiri. Untuk orang yang ikut liburan kali ini, Ada Saya sendiri, Fajar , Najmi , Riza , Dikan , Fikri , Farisyi , dan Ade . Oh iya kali ini ada juga teman-teman cewe yang ikut, tapi lupa siapa aja haha. #MaafinYa

Awal rencana liburan pengen ke Riam kanan aja, karena rencananya pengen mandi-mandi di sana. By the way yang belum tau RIAM KANAN itu apa. Jadi RIAM KANAN adalah salah satu waduk terbesar di Kalimantan Selatan, dengan membendung 8 sungai bersumber dari Pegunungan Meratus. Tujuan dibangunnya Waduk RIAM KANAN adalah Pembangkit Listrik Tenaga Air. Dan saat ini Riam Kanan dikenal dengan sebagai lokasi Cagar Alam.

Nah. . .Saya sendiri sudah sejak lama tau Waduk Riam Kanan. Tapi baru kemaren kesampaian ke sana hihi. Selain itu Riam Kanan, di apit oleh bukit-bukit yang indah, salah satunya yang saya datangi ini BUKIT TABUAN.
  

Perjalanan kami mulai dari jam 7.30 wita agak telat dari jadwal semua karena cuaca tidak mendukung. Perjalanan ke RIAM KANAN , kami tempuh sekitar 2 jam + mampir-mampir ke sana kemari. Untuk menuju ke Bukit Tabuan, kami menggunakan transportasi perahu atau bahasa banjar adalah kelotok.

www.adifebrian.com


Perjalanan menggunakan kelotok memakan waktu selama 15 menit. DAN AKHIRNYA KAMI MENGINJAKKAN KAKI DI BUKIT TABUAN!! *BOOM

Kami menaruh tas dan perlengkapan lainnya di tenda kecil yang sudah disediakan di Bukit Tabuan. Untuk tendanya gratis dan sepertinya tenda ini memang sengaja dibuat untuk wisatawan yang ingin bermalam di Bukit Tabuan. Dan sepertinya malam tadi banyak wisatan yang menginap di sini, Karena baru pertama kali mengginjakkan kaki disana , saya menemukan bongkahan api unggun yang baru saja digunakan.

www.adifebrian.com


Awalnya kami tidak ada keinginan untuk menaiki Bukit Tabuan. Karena rencana awal memang cuman menikmati pemandangan di RIAM KANAN dan berenang di waduknya. Tapi, ada teman yang udah naik duluan coba-coba liat pemandangan melalui puncak atas Bukit Tabuan dan katanya kereeeennnn bangetttt!!!

Seperti virus yang mudah menyebar, Kami langsung terserang untuk ikutan untuk menaiki BUKIT TABUAN tapi tetap ada yang tinggal untuk jaga tas (alasannya sih gitu tapi padahalnya kayak takut ketingginan deh :p)

Saya sendiri yang (sangat) jarang naik Bukit, menilai kalau Bukit Tabuan adalah Bukit yang susah untuk dinaiki. Dari treknya yang belum enjoyable buat dinaiki dan masih becek akibat paginya hujan. Makin membuat susah menaiki ke puncak Bukit Tabuan.

But wait, Di sini tantangan dan keseruan yang kami alami diliburan kali ini. Kami saling membantu satu sama lain agar tidak kesusahan dalam menempuh trek ke puncak Bukit Tabuan. Di bilang jatuh bangun sih udah hampir tiap menit kami jatuh bangun buat melanjutkkan trek. Salutnya disini, teman-teman cewe gak ada yang menyerahnya. Kalian hebat!


Setelah cukup tinggi, kami sesekali berhenti untuk sekedar istirahat atau mengambil moment keindahan waduk Riam Kanan dalam sebuah potrettan. Termasuk saya yang sayang banget buat kalau ngelewatkan momen indah ini.

Sambil bercanda bareng teman-teman sepanjang perjalan naik ke puncak ke Bukit Tabuan. Yang saya rasakan ASTAGA INI BIKIN HAPPY BANGET!! CAPE IYAA TAPI TIDAK BISA MENGALAHKAN BAHAGIANYA!!

Setelah Matahari sudah turun dari puncaknya, Kami memutuskan untuk mengakhiri perjalanan naik ke Bukit Tabuan. Walaupun belum sampai puncak tapi ini sudah lebih dari cukup. Karena kayaknya kalau bakal di lanjutin lagi, Saya bakal digotong temen-temen deh.

Sampai ditenda kami tepar semua. Untung ada jeda waktu untuk pulang karena kelotok yang jemput kami bakal datang sekitar 1 jam lagi. jadi bisa nafas dulu dan gak lupa dong buat ngecek FOTO YANG GUE POTRET BAGUS AJAKAN ?!?

Gak lama kemudian, Kelotok yang jemput kami datang. Beda ketika berangkat kami semangat buat potret di atas kelotok tapi ketika pulangnya. Langsung tewas semua gara-gara tepar. Hahaha..


Setelah sampai kami di dermaga waduk , Kami melanjutkan perjalanan pulang ke rumah masing-masing. Kalau ditanya bahagia atau enggak liburan kali ini ? PASTI! Senang ? APALAGI!!



Thanks banget buat teman yang udah kayak saudara yang menyempatkan waktu buat kumpul-kumpul untuk liburan. Next! Kita tinggalkan jejak di destinasi wisata baru~

A post shared by adi febrian (@adifebrian_) on

8 comments:

  1. Jadi ceritanya ini naik-naik ke bukit tabuan tapi belum sampe puncaknya yah? Dibanding final, proses itu emang yang paling dinikmati, final itu nilainya. Jadi inget momen waktu naik gunung, proses tolong nolong suka duka cape lelah kuat semangatnya itu yang bener-bener dirasa satu sama lain. By the way gue jadi penasaran sama bukit tabuan hahaha

    willynana.blogspot.com

    ReplyDelete
  2. Aku baru denger ada Pulau Tabuan. Mungkin kalau je sana aku juga mau menaiki bukit, ya meskipun jarang banget dan pasti kaki pegel2 tapi demi pemandangan yg kece tak apalah ya

    ReplyDelete
  3. Bagiin travel itenarynya dong kakak~~

    ReplyDelete
  4. Oh, jadi Adi Febrian tinggal di Kalimantan ya, duh pingin banget bisa menginjakkan kaki di sana. Apalagi berlibur di sana. kayaknya masih asri banget begitu, kayak di desa aku, di jawa tapinya. Semoga kapan kapan aku bisa menyambangi banyak pulai di Indonesia ya... mumpung masih muda!

    ReplyDelete
  5. Kalimantan memang selalu keren nih, ga pernah abis dengan keindahan alamnya,.
    kalo liat pemandangan dari atasnya kaya raja ampat gitu O.o
    Coba aja treknya di buat jalur yang lebih enjoyable pasti bakal banyak yang dateng kesitu.
    Btw, aku suka video di instagramnya.
    aku follow aja apa yaa ?

    ReplyDelete
  6. Wah, orang Kalsel juga bang? Bisa Bahasa Banjar gak bang? Gatel nih pengen komentar bahasa banjar, hehe.

    Tabuan itu yang deket sama Riam Kanannya ya? Berarti beda tempat sama Hutan Pinusnya, atau gimana? Soalnya aku pernah ke Bukit Batas dan itu salah satu treknnya ada yang melewati Hutan Pinus. Bukit Tabuan ini yang sebelah mana ya? Hehe

    ReplyDelete
  7. Kalimantan keren banget! Selama ini yang saya bayangin cuma hutan dan hutan. Hihi... Ternyata ada waduk seindah itu. Bukit Tabuhan juga menarik. Wow!

    ReplyDelete
  8. Wahh sy blm pernah eksplore kalsel nih.. bukit tabuhan ini sepertinya blm rame yaa.. boleh lah kapan2 main kesana.. tmptnya tenanh dan syahdu euy

    ReplyDelete

Eitsss jangan buru-buru amat. Tinggalin jejak dulu disini! Buat penyemangat yang nulis~

Absurd di Twitter

About Blog

www.adifebrian.com adalah personal blog dari Adi Febrian seorang pelajar dengan hal-hal random yang di tulis di blog nya yang dia sebut sebagai digital diary's Selengkapnya

Fanspage