Wednesday, 23 November 2016

Indahnya Panorama Warisan Gunung Bromo~

Assalamualaikum gaes . . .

Gue mau cerita sedikit tentang film karya anak bangsa yang menurut gue kece banget! Dan film tersebut berkisah tentang persahabatan 5 orang dengan karakternya masing-masing. Udah tau film apa ? Yap! Film 5 cm.


Sejak rilisnya film 5 cm, Gunung Semeru yang merupakan tempat syuting film tersebut semakin populer dengan keindahan alamnya, Terutama Danau Ranu Kumbolo dengan kejernihan airnya serta Bukit Cinta dengan keasriannya.

Namun sebenarnya ada tempat yang tidak kalah populer dan indah dengan Gunung Semeru, tempat yang persis bertetangga dengan Gunung Semeru yaitu Gunung Bromo.

Gunung Bromo terletak di Podokoyo, Tosari, Pasuruan, Jawa Timur. Untuk menuju ke Gunung Bromo Kamu dapat melewati 4 jalur yang berbeda, namun para turis dan wisatawan biasanya lebih sering menggunakan jalur dari Purbalingga.


Tentunya saat mengunjungi Gunung Bromo tidak lengkap jika Kamu tidak mendapatkan moment sunrise dari puncak Bukit Pananjakan 1 atau puncak Bukit Pananjakan 2. Oleh dari itu banyak wisatawan yang memilih untuk menginap agar bisa mendapatkan momen indah itu. Nah agar Kamu mendapatkan perjalanan yang baik dan menyenangkan pilihlah hotel di Bromo yang memiliki fasiitas lengkap serta kebersihannya terjaga, kamu dapat klik disini.

Jika ingin menuju gunung bromo, Kamu sudah harus membooking supir mobil Jeep dari sekitar jam 4 sore agar ketika pagi Kamu sudah tinggal berangkat menuju puncak Pananjakan. Untuk menuju Gunung Bromo memang diharuskan menggunakan mobil Jeep, hal ini demi kenyamanan perjalanan Kamu hingga tiba di puncak Pananjakan. Jangan lupa mengenakan perlengkapan baju yang hangat, karena suhu akan terasa sangat dingin.

Untuk perjalanan menuju puncak Pananjakan, sebaiknya Kamu sudah bersiap dari pukul empat pagi, agar Kamu bisa sampai puncak tepat pada saat sunrise. Namun jika Kamu datang pada saat musim liburan, maka Kamu harus siap-siap berangkat pukul tiga pagi, Agar tidak tergesa-gesa untuk menuju puncak Pananjakan dan karena pasti akan ramai pengunjung dan alhasil bakalan macet. \




Tarif untuk satu mobil Jeep dibandrol sekitar 350 ribu hingga 500 ribu dengan kapasitas maksimal enam orang. Pada saat berangkat menuju puncak, jalanan masih sangat gelap, kiri dan kanan tidak terlihat apapun, sebaiknya pada waktu ini Kamu gunakan untuk tidur, lumayan untuk mengisi energi. Dari pada ngingetin dia mulu, mending tidur mblo~

Waktu yang diperlukan untuk sampai ke puncak Pananjakan sekitar satu jam. Kalaupun Kamu tertidur, pada saat sudah mendekati puncak, supir Jeep akan membangunkan Kamu, kok. Jadi jangan khawatir.


Di puncak bukit Pananjakan terlihat seperti negeri di atas awan, Kamu dapat melihat awan dari dekat dan merasa barada di atas awan. Namun jangan sampai lupa untuk memperhatikan arah selatan. Bagi Kamu pecinta fotografi jangan lupa untuk menyiapkan lensa terbaikmu untuk mengabadikan momen Kamu dengan sunrise. Jika Kamu ingin membuat timeslap juga sangat direkomendasikan. 

Sumber dari : makanlagilagimakan.wordpress.com


Eeits! Bukan hanya itu saja yang akan Kamu lihat. Setelah sunrise sudah selesai, semua wisatawan akan dibimbing ke bawah dan menuju Pasir Berbisik. Pada saat perjalanan menuju Pasir Berbisik Kamu akan melihat pemandangan yang tidak kalah indahnya dari puncak Bukit Pananjakan.

Di Pasir Berbisik, terdapat hamparan padang pasir yang luas, yang ketika musim kemarau pasir-pasirnya akan berbisik ketika tertiup angin. Di lokasi ini para wisatawan berkesempatan untuk menaiki kuda berkeliling padang pasir nan luas ini. Karena banyaknya pengunjung di salah satu sisi padang pasir ini pun akan terlihat jejeran barisan mobil - mobil Jeep. Tak jarang hal itu menjadi objek foto para wisatawan, lho.

sumber : wisatajiwa.wordpress.com


Jangan khawatir jika Kamu tiba – tiba merasa lapar, karena tidak jauh dari mobil Jeep terparkir ada tenda – tenda warung yang tersedia. Pasir berbisik pun di kelilingi oleh hamparan bukit yang bernama Bukit Teletubies.

Tak jauh dari Pasir Berbisik terdapat juga kawah Gunung Bromo dan candi umat hindu yang di bangun oleh Suku Tengger, suku asli yang tinggal di kawasan Gunung Bromo. Candi tersebut bernama Pura Luhur Poten. Candi tersebut masih digunakan oleh suku tengger untuk beribadah. Maka dari itu gunung bromo pun masih terkenal dengan kesakralannya.

sumber : kompasiana.com
Setelah dari Pasir Berbisik, para wisatawan akan dibawa kembali ke tempat penginapan. Nah, sepanjang perjalanan pulang, sebaiknya jangan Kamu lewatkan, karena Kamu akan melihat suasana pedesaan yang masih asri dan tradisional. Kamu akan disuguhkan dengaan suasana desa yang akan membuatmu rileks.

Nah, Tentunya baca saja gak cukup untuk menikmati indahnya panorama Gunung Bromo, lalu kapan Kamu mengunjunginya?

23 comments:

  1. dan gara2 si film 5cm ini, bermunculanlah traveler2 karbitan :))))))
    aku sih gak terlalu suka wisata gunung/bukit gitu.. soalnya capek cyiin :D pernah sih sekali nyoba naik gunung yg dekat rumah, besoknya badan remuk redam. trus dua kali naik sikunir (dieng), gak bisa jalan dua hari XD payah bener ya

    salam
    http://www.fujichan.net/

    ReplyDelete
  2. belum pernah sih ke gunung bromo, hanya lihat di ig orang2 dan ternyata emang bagus banget
    waduh naik jeep lumayan mahal ya? tapi kalau pemandangannya bagus gt ya gak masalah ya

    ReplyDelete
  3. Kalo aku sih gak pernah naik gunung, yang pertama itu pasti capek dan yang kedua harus bawa banyak perbekalan untuk menginap.

    Sepertinya pemandangan di Bromo emang bagus ya, aku pernah lihat poto temenku yang pernah ke Bromo naik jeep juga, jeepnya itu lho keren banget, pengen banget naik hehe.

    ReplyDelete
  4. WOW!! Lihat foto-fotonya keren banget. Aku termasuk pencinta alam (ngakunya sih). ya, yg biasa disebut anak-anak yang suka keluar masuk hutan.
    Dari dulu, pengen banget naik gunung.. Incaranku sih, Gunung Kerinci, di daerahku.. Boleh tuh, setelah itu baru Gunung Bromo.. :D

    ReplyDelete
  5. Waaa bromo nih impian aku banget buat kesana ..
    Dan yap novel plus film 5 cm udah membuat banyak orang pengen nanjak gunung ..
    Tapi gara gara film itu juga jadi banyaaaak banget pendaki newbie yang sok sokan ..
    Makanya sekarang jadi banyak banget kecelakaan sampe kematian saat mendaki ..
    Huh miris aku

    ReplyDelete
  6. jujur, saya pertama kali naik gunung ya baru tahun ini. dan pengalaman itu saya rasakan emang sangat berkesan. terlebih, gunung yang saya daki adalah gunung tertinggi kedua di tanah jawa barat. semoga saja saya bisa segera memuncaki gunung gunung yang lain.
    sepertinya bromo menjadi salah satu destinasi pendaki yang rekomendid abis deh.

    ReplyDelete
  7. Pengen sekali ke sana, dari dulu batal kesana gara" kerjaan mendadak. Lihat foto" temen jadi iri, semoga saja suatu saat terwujud bisa kesana, apalagi ditemani sama si dia. hehehe

    ReplyDelete
  8. Dari dulu sama temen-temen udah beberapa kali ngerencanain ke gunung Bromo. Tapi batal terus. Ngeliat foto ini jadi iri. Hehehe.

    Yak, mungkin gue harus ngerencanain buat kesana (lagi).

    ReplyDelete
  9. Bromo emang indah banget pak kalo dari foto. Kalo kesana yakin jauh lebih indah. Tapi buat ke puncak denger2 agak susah ya. Kudu naik tangga banyak. Semoga bisa deh dibikinin gondola kyk di luar negeri gitu biar enakk

    ReplyDelete
  10. gue udah dua kali naik ke bromo tapi kalau lihat sunrisenya baru sekali dan emang bener kalau waktu liburan kalau mau naik ke bromo harus jam 3 pagian tapi gue dan temen-temen gue mah jam dua udah berangkat dingin banget disana bro dan untung ada tangganya masih ada tangga aja kaki masih gempor wkwkwk

    ReplyDelete
  11. Duuuuu aku belum pernah ke Gunung Bromo nih. Pengen banget kapan kapan menikmati pemandangan matahari terbitnya dari sana. Terkenal banget soalnya. Terima kasih banyak atas rekomendasinya ya.

    ReplyDelete
  12. Kangen bromo, tapi udah sering ke sana sih, dari ngerasain naik motor sendirian sampe naik hardtop bareng2, masih sama ya harganya dari dulu. Wkwkwkwkw nunggu harga sewa murah ah ehehe

    ReplyDelete

  13. Sekarang malah jarang ke Bromo padahal tinggalnya sudah di lereng Bromo... hahaha

    ReplyDelete
  14. Keren banget tuh gunung. Kapan yah saya bisa sampai kesini?

    ReplyDelete
  15. sudah pernah tp dulu saat masih kecil, jadi gak inget sekali , perlu lagi datang ke sana

    ReplyDelete
  16. pertama dan terakhir kesana bareng alm.bokap. . .tapi emang bagus dan waktu shubuh jam setengah 5 udah di pasirnya, anjayyyy dingin abisss, numpang api unggun tuh bareng orang-orang hahaha

    ReplyDelete
  17. keren ya, saya blm pernah ke sana kak, www.jaketmurahbandung.com

    ReplyDelete
  18. rute asyik itu lewat Naongkojajar. kamu bisa lihat rumah-rumah di bawah bukit dari ketinggian
    menginap dupu di sekitar Tosari, liat sunrise trus turun
    pulangnya lewat tumpang, jangan lupa mampir ke coban pelangi, hehe

    ReplyDelete
  19. Sudah pernah kesana dua kali melewati jalan yang berbeda. Dan.......tidak pernah dikecewakan! Dari segi manapun kawasan taman nasional Bromo Tengger memang asyik untuk dijelajahi. Yang pikirannya ruwet sama era digital (ceilah), paling enak mampir kesini. Langsung seger deh. Kerutan-kerutan di dahi jadi terburai karena udara segaranya, hehehe.

    ReplyDelete
  20. indahnya , sudah pernah tapi dulu saat kecil, mau ke ini lagi

    ReplyDelete
  21. Gunung Bromo ini tidak pernah membosankan. Dua kali ke sana, tetap pengen berkunjung lagi.
    Dari atas terlihat seperti miniatur gunung. Sangat menarik.
    Terima kasih.
    Salam kenal :)

    ReplyDelete
  22. Belum pernah semoga kesampean kesini :) itu sewa jeep klo ga ber-6 apa sama harganya?

    ReplyDelete
  23. Udaah pernaah ke bromo dua kalii mas. . Baguss banget sunrisenya. 😁

    ReplyDelete

Eitsss jangan buru-buru amat. Tinggalin jejak dulu disini! Buat penyemangat yang nulis~

Absurd di Twitter

About Blog

www.adifebrian.com adalah personal blog dari Adi Febrian seorang pelajar dengan hal-hal random yang di tulis di blog nya yang dia sebut sebagai digital diary's Selengkapnya

Fanspage