Sunday, 11 October 2015




Hidup tanpa sebuah musik adalah kesalahan. Dan sebuah lagu bisa membawa ingatan kita ke pada sebuah moment . Kedua kutipan tersebut gue baca di sebuah artikel yang judulnya gue lupa yang pasti kutipan dari artikelnya keren, terus gue hafalin.

sumber foto :voices.ningin.com


Menurut gue kedua kutipan itu bener banget!. Contohnya nya aja kutipan “Sebuah lagu bisa membawa ingatan kita pada sebuah moment”. Ini pas banget buat gue karena di setiap lagu yang gue denger pasti punya kenangan yang tersimpan didalamnya. Dari judul lagu 11 januari, ketika itu gue lagi kena hukum berdiri lapangan. Jadi gue ga bakal lupa sama lagu itu sekaligus tanggal gue dihukum berdiri lapangan-_-

Tapi yang mau tulis ini bukan lagu tentang itu. Lagu yang gue mau bahas kali ini berasal dari kegelisahan. Dan kegelisahan itu bakal gue tulis disini.
Check these out!

Lagu yang membuat gue nulis ini, Lagu yang gue bikin senyum tipis waktu dengerin. Lagu yang setiap gue dengar teringat tentang dia. Dan lagu itu adalah “Kita”.

Lagu yang di bawakan Sheila on 7 ini adalah salah satu favorit playlist yang sering gue dengerin. Alasan nya simple, Karna lagu emang enak di dengar dan di lagu ini tersimpan moment bersama si dia~

Dia adalah kaka kelas gue waktu smk, dia pastinya seorang cewe tulen. Gue tau si dia waktu ikut ekskul yang dia ikuti juga.
Waktu pertama kali liat dia. Gue langsung bilang orangnya manis dan senyum bikin hati jadi adem. ibarat bidadari berhijab dengan senyumnya yang menenangkan hati~


Tapi seiring gue ngeliat dia, gue belum pernah berani nyapa dia buat kenalan. Mungkin karena kaka kelas jadi buat ajak kenalan susah. waktu dulu sih jangankan kaka kelas teman sekelas aja rada-rada malu buat kenalan_-

Tapi yang penting saat itu, gue sudah tau namanya dan mungkin juga dia sudah tau nama gue. Mungkin

***

Hari itu kelulusan angkatan si dia. Waktu itu sekolah diramaikan dengan kaka kelas yang pakai tuxedo untuk laki-laki dan kebaya untuk perempuan. Perhatian gue cuman untuk liat si dia makai kebaya gimana anggunnya. Tapi sayangnya itu ga kesampaian karena gue juga sih yangsalah. Gue ga liat acara perpisahan kaka kelas sama sekali. 

Sampai di hari kelulusannya pun gue belum sempat untuk kenalan sama dia. Tapi di hari kelulusan dia juga,  gue dapat pin BBM dia dari salah satu teman gue yang kenal dia waktu ikut ekskul. 

Kemajuan yang sangat pesat ya~

Gue add pin BBM dia dan beberapa menit kemudian dia sudah ada di kontak BlackBerry Masengger gue. Senangnya bukan main, gue langsung liat foto dia. Tapi ada juga yang bikin gue sedih karena status waktu itu ‘sibuk’ bukan ‘available’.

Karena penasaran tentang status si dia, gue beranika diri untuk chat dia. Sewaktu chat sama dia, gue ga merasa canggung sedikitpun karena dia orangnya humble banget jadi gue sama dia cepat akrab dan untungnya dia sudah tau duluan sama gue waktu ekskul dulu. Untuk nanya status dia, gue sempat modusi dia beberapa kali, hingga dia bilang kalau dia masih single.  MODUS SUKSES!

Tau status nya yang masih single buat gue makin gencar buat ngebet dia. Hingga akhirnya kami janjian buat ketemuan.
Sebelum First Date, gue sempat baca-baca artikel gimana cara sukses untuk first date. Sampai akhirnya First Date bisa dibilang sukses karena dari pertemuan itu, chatingan bersama dia semakin intesif dan kami sepakat untuk jalan berdua lagi.


Seiring dekatnya gue sama dia tidak di iringi sama teman dia dan teman gue. Alasan nya sudah pasti karena beda umur kami.  Tapi gue tidak peduliin kata-kata itu. Gue merasa nyaman bersama dia. Dan gue merasa . . .

Di saat kita bersama, di waktu kita tertawa
menangis merenung oleh cinta . . .
kau coba hapuskan rasa
rasa dimana engkau melayang jauh dari jiwaku juga mimpiku


biarlah biarlah, hariku dan harimu~
terbelenggu satu lewat ucapan janjimu

Dan kau bisikkan kata cinta
engkau telah percikkan rasa sayang
pastikan kita seirama
walau terikat rasa hina . . .


Entah kenapa lagu ini bisa membuat gue ingat dia. Padahal sewaktu bersama dia, gue ga pernah nyanyiin ini, dan dia juga kurang tau tentang lagu ini.
Mungkin alasan nya waktu dulu bersama dia gue suka dengerin lagu ini dan gue merasa lagu ini tentang aku dan dia menjadi kita~



Sunday, 4 October 2015










Semenjak di sekolah dasar gue sudah suka menulis . entah itu tulisan ngaco , tulisan cerpen dan tulisan surat sakit buat diri sendiri.

Dulu gue nulis masih di buku bukan kaya sekarang di Laptop . sewaktu masih menggunakan buku buat menulis  , gue sering bawa note kecil di kantong (sampai sekarang masih ) Gue sering catat hal – hal yang gue harus bahas sama keluarga entah itu di rumah atau telpon – telpon sama ngaco sama sepupu . Kalau sudah di bahas bakal gue tulis buku.

Gue tulis apa saja yang membingungkan di kepala . gue menulis sampai lupa waktu , lupa makan . alasan gue bisa lupa segala karena terkadang keinginan untuk menulis begitu meluap – luap , sehingga lembar demi lembar cerita keluar dari otak gue.

***
Ketika gue sudah menggunakan Laptop dan menulis menggunakan Laptop . gue tetap sering menggunakan note kecil sebagai media pertama untuk memuat ide gue yang suka muncul tiba – tiba.
Dan waktu itu cuman gue yang bisa baca tulisan gue karena belum berani buat nge-share tulisan gue ke semua orang. Belum siapa aja apa komentar orang – orang tentang tulisan gue ini.

Sampai gue ketemu bang Raditya Dika di sebuah coaching clinic tentang Digital Writing .
Gue langsung kagum dengan apa dia ajarkan tentang tulis menulis dan cara menjadi penulis.  Dan dari coaching clinic dari Raditya Dika . gue langsung bercita – cita menjadi seorang penulis kayak dia
Tapi gimana caranya agar tulisan gue bisa di baca semua orang ?? harus bikin buku ?? emang ada penerbit yang mau nerbitin buku gue ??

Gue memilih cara yang sama dilakukan Raditya Dika sebelum menerbitkan buku iya bikin BLOG dan menjadi seorang Blogger.

Menjadi Blogger juga mengubah cara pandang gue tentang keadaan sekitar , gue lebih peka terhadap lingkungan dengan menuliskan apa saja yang gue bingungkan dan apa yang sedang rame di bahas oleh hal layak umum.

Sebagai Blogger pemula dengan ilmu tentang blog yang sangat sedikit , gue banyak belajar otodidak tentang blog tapi belajar otodidak pun buat gue jadi pusing sendiri . gue butuh orang yang bisa ngajarin gue tentang . dan untung nya di magang yang kedua , gue ketemu sama Blogger Banjarmasin yang terkenal yaitu Adittya Regas . gue langsung kenalan dengan dia dan tidak butuh waktu lama untuk akrab sama dia . Adittya Regas ini orangnya humble banget dan ga pelit tentang ilmu blog.

Absurd di Twitter

About Blog

www.adifebrian.com adalah personal blog dari Adi Febrian seorang pelajar dengan hal-hal random yang di tulis di blog nya yang dia sebut sebagai digital diary's Selengkapnya

Fanspage