Wednesday, 31 December 2014

Wait 2014

Bentar lagi 2015 datang dan 2014 pergi iyaa ... pergi

Di 2014 mungkin yang paling gue rasakan pertemuan dan perpisahan . Banyak hal yang tidak diduga ada 2014 salah satunya perpisahan . pisah sama pacar (jadi mantan) pisah sama teman (gara-gara temannya pindah kota) dan paling menyakitkan perpisahan sama ayah gue.

Beliau meninggal  di tahun 2014 dan hal itu menamparkan jiwa dan batin gue . linglung beberapa hari sebab ga ada jagoan lagi dalam hidup gue. Tapi akhirnya gue bisa sedikit bangkit dari kesedihan itu karena banyaknya support dari keluarga dan gue inget kata-kata ayah gue
"Papah bangga punya adi , Rajin-rajin belajar buat masa depanmu ,pegang cita-citamu dan wujudkan".

Waktu ayah gue bilang itu gue nangis ga bisa liat muka beliau. terus ayah gue bilang "usap air matamu ,laki-laki tidak pantas nangis" ..

Sakit itu masih ada, Luka lama belum sembuh sepenuhnya . Tapi di tahun berikutnya masih banyak tantangan , perpisahan dan luka yang membuat berdarah . Jadi mengapa kita takut sama luka kecil?

Perjalan mungkin akan lebih menyakitkan di tahun berikutnya tapi adakah hal lebih baik di hidup ini ? 
Dan jika harus tenggelam di kegelapan ,kita masih cahaya kecil di genggam kita yaitu Harapan.
Bangkit, berlari, sampai sekarat jika perlu. Karena hanya hari ini kita punya kesempatan, bukan besok, tapi hari ini.





















For 2015 i'm ready. why don't you ?

No comments:

Post a Comment

Eitsss jangan buru-buru amat. Tinggalin jejak dulu disini! Buat penyemangat yang nulis~

Absurd di Twitter

About Blog

www.adifebrian.com adalah personal blog dari Adi Febrian seorang pelajar dengan hal-hal random yang di tulis di blog nya yang dia sebut sebagai digital diary's Selengkapnya

Fanspage